Wujudkan SDM Berdaya Saing Global, FEB Unesa dan Batangas State University Gelar Kuliah Virtual Internasional
Surabaya, 21 Oktober 2025 — Program Studi S1 Ekonomi Islam Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (FEB UNESA) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi global melalui kegiatan Joint Virtual Lecture bertajuk “Advancing People, Advancing HR: Issues, Challenges, and Best Practices in Human Resource Management.” Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Batangas State University The NEU – ARASOF Nasugbu, Filipina, dan Universitas Negeri Surabaya, Indonesia, yang berlangsung secara daring melalui Zoom pada 21 Oktober 2025 pukul 12.00 waktu Filipina (11.00 WIB).
Acara internasional ini menghadirkan tiga pakar dari tiga negara berbeda yang membahas isu strategis dalam bidang manajemen sumber daya manusia (SDM). Dr. Sherilyn D. Macaraig dari Batangas State University, Filipina, memaparkan materi tentang Career Management. Sementara itu, Dr. Patricia Peprah dari Andrews University, Michigan, USA, membahas topik Talent Management.
Kontribusi Prodi S1 Ekonomi Islam UNESA dalam Percakapan Global
Dr. A’rasy Fahrullah, S.Sos., M.Si., atau yang akrab disapa Doctor F, Associate Professor di bidang Islamic Economics and Human Resource Management dari FEB UNESA, menyampaikan materi berjudul Training and Development yang menekankan peran strategis pelatihan dan pengembangan karyawan di tengah transformasi digital yang pesat.
Dalam paparannya, Doctor F menegaskan bahwa Training and Development (T&D) merupakan penggerak utama inovasi dan keberlanjutan organisasi. Ia mengutip pandangan inspiratif dari Henry Ford, “The only thing worse than training your employees and having them leave is not training them and having them stay,” untuk menegaskan pentingnya investasi dalam pengembangan SDM.
Menurutnya, laporan World Economic Forum (2024) menunjukkan bahwa 50% tenaga kerja global akan membutuhkan reskilling pada tahun 2027 akibat dampak kecerdasan buatan, otomatisasi, dan sistem kerja hibrida. Karena itu, pendekatan pembelajaran harus bertransformasi menuju model yang lebih fleksibel dan berbasis teknologi, seperti Learning Experience Platforms (LXP), AI mentors, serta simulasi AR/VR.
Selain itu, Doctor F juga menyoroti keterkaitan antara Training and Development dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, yang menegaskan peran penting pengembangan keterampilan dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan.
Issues_Challenges_BestPractices…
Clarashinta Canggih, S.E., CIFP., Koordinator Program Studi S1 Ekonomi Islam FEB UNESA, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan visi prodi untuk mencetak lulusan yang berdaya saing global dan menjunjung nilai-nilai berkelanjutan. "Kolaborasi virtual ini membuka pintu bagi mahasiswa dan dosen kami untuk mendapatkan perspektif internasional secara langsung dari para ahli. Fokus pada reskilling dan SDGs memperkuat fondasi keilmuan Ekonomi Islam yang menekankan pengembangan manusia seutuhnya (Human Development)," ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Prodi S1 Ekonomi Islam untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam percakapan global mengenai manajemen sumber daya manusia. Kolaborasi antara UNESA, Batangas State University, dan Andrews University membuka peluang kerja sama riset lintas negara, pertukaran mahasiswa, serta forum diskusi berkelanjutan di bidang Human Resource Development (HRD) dan Islamic Economics.
Dalam sambutannya, Dr. Marvin C. Hernandez, Vice Dean of CABEIHM Batangas State University, menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk memperluas wawasan global, memperkuat kapasitas akademik, serta membangun jejaring profesional lintas negara yang berkelanjutan.
